Berbagai cara orang mengatasi pedihnya menjomblo. Lama tak juga menemukan pasangan bukanlah penderitaan ringan. Itu saya rasakan dulu sewaktu bujangan.
Tapi, tunggu sebentar. Jangan terlalu menghayati tulisan saya. Sebab inti tulisan ini adalah, apresiasi untuk orang yang menjomblo tapi hatinya tetap senang.
Demikianlah, bagi sebagian lain santai saja, menjalani dengan senang hati sambil menunggu yang terbaik.
Ketika saya tanyakan di facebook, grup Kafe Curcol, bagaimana cara Anda mengatasi sedihnya kejombloan? Berbagai macam jawaban mereka.
Ngopi, aromanya itulah yang buat saya melupakan....
Godain monyet (Musafir Jiwa)
Gaul dengan teman sesama jones = jomblo ngenes (Adin Neferu)
Dulu sih waktu saya menjomblo menyenangkan pikiran dengan menulis dan membaca Al-Qur'an (Agung Pribadi, penulis buku Gara-Gara Indonesia)
Saling ledek antar sesama jomblo (Wawan Gustiawan)
Masturbasi (Wulan Ayuningtyas, dokter gigi)
Aku bikin video jomblo yang tak dirindukan (S. Prawiro)
Dari sekian banyak jawaban, saya tidak tahu mana yang serius mana yang tidak. Mana main-main, mana sungguhan. Wulan Ayuningtyas misalnya, saya belum pernah ketemu dia, wajahnya seperti apa, saya yakin jawabannya asal. Dia bersuami dan punya anak. Tidak tahu siapa yang benar-benar, tapi jawaban Prawiro, saya tahu dia menjawab sebenarnya.
Akhir-akhir ini, jomblo asal sulawesi ini sangat gemar membuat video dengan hape canggihnya. Dan kebanyakan video itu, ungkapan hati jerit getir kejombloan dia. Jika ingin nonton, putar saja!
Dan video lainnya.
Prawiro juga rajin membuat shot video teman-temannya.
Mari kita analisa, sebenarnya penyakit apa yang menjangkiti orang-orang ini? Tahukah Anda? Maukah Anda mengadakan penelitian, adakah analisa dari para ahli jiwa?
Nah, jika pertanyaan demikian muncul dalam benak Anda, berhentilah, sebab pertanyaan itu tidak berguna. Ini memang kegilaan, tapi tak membutuhkan analisa ilmu jiwa. Yang dibutuhkan buat menganalisa ini hanyalah kecamata baru buat Anda, sudut pandang baru tentang sebuah fenomena, bahwa orang-orang ini, orang seperti prawiro ini, beginilah cara menghibur hatinya. Andaipun mau disebut gila, maka ini gila yang mengandung makna, gila di atas hebat.
Nah, jika pertanyaan demikian muncul dalam benak Anda, berhentilah, sebab pertanyaan itu tidak berguna. Ini memang kegilaan, tapi tak membutuhkan analisa ilmu jiwa. Yang dibutuhkan buat menganalisa ini hanyalah kecamata baru buat Anda, sudut pandang baru tentang sebuah fenomena, bahwa orang-orang ini, orang seperti prawiro ini, beginilah cara menghibur hatinya. Andaipun mau disebut gila, maka ini gila yang mengandung makna, gila di atas hebat.
Ya, gila itu di atas hebat!!
Nah, dalam mengatasi kesedihan menjomblo, Anda sendiri bagaimana?
Huaaaaa. Kocak. Jomblo itu bikin free. Bebas, meskipun gak punya uang masih bisa kelayaban ikut makan di rumah teman sesama jones.
ReplyDeleteHaha, gak nyangka bakal datang ke sini, makasih udah ngasih sumbangan di curcol atas idenya,
Delete