Godaan Sehat: Banyak Makan

Makan sekali sehari saya rasakan berat.

Tak tahan godaan makan.

Seperti semalam, selesai kerja, ingin jalan-jalan, ke pasar, melihat ke warung, ada lemper dan roti, langsung membelinya.

Makan. Batal dah.

Padahal malam, bukan jadwal makan.

Jadwal makan saya siang. Sekali, setelah itu sudah, dan hanya boleh makan lagi keesokan harinya.

Tapi kali ini tergoda, roti dan lemper itu saya makan.

Pulang ke penginapan, melihat kaleng kue lebaran, ada isinya, tak tahan juga, saya buka, ambil dan makan.

Jadi saya bertanya, apa yang bisa menahan godaan makan?

Sibuk kerja, membaca, menulis, olah raga, dan minum yang banyak. Atau, berbaring dan tidur. Sibukkan dengan hal lain, dan ingat, hidup bukan buat makan.

Begitulah, saya terus digoda buat melanggar. Melanggar komitmen awal, makan sehari sekali saja.

Godaan lainnya adalah rasa lemas.

Datang pagi, saya rasakan badan lemas. Bawah sadar saya, yang sudah ditanami keyakinan lama, berkata lemas ini karena kurang makan.

Padahal bukan.

Dalam sehari, tubuh saya hanya membutuhkan  2000 kalori saja. Dan satu buah donat sudah cukup untuk energi seharian. Satu kantong keripik dua ribuan, cukup buat energi seharian.

Jadi, lemas saya pagi ini bukan karena kurang makan.

Ini lemas kurang istirahat. Bukan makan, tidurlah yang saya butuhkan. Tinggal saya tidurkan, nanti banguan, minum, mandi, segar, kerja kembali lancar.

Related Posts:

0 Response to "Godaan Sehat: Banyak Makan"

Post a Comment