KOK MEREKA TEGA!

Dari kloset di kamar mandi, Bapak memasang piva menuju sebuah lubang cukup dalam di belakang rumah. Dari hari ke  hari Bapak, dan siapa saja di rumah masuk toilet, jongkok dan membuang kotoran yang setelah disiram, akan meluncur dalam piva dengan tujuan pasti menuju lubang tanah dan tertampung di sana.

Dan begitulah dari toilet setiap rumah. Rumah tetangga dekat, tetangga jauh, toilet mesjid, toilet sekolah, toilet terminal, toilet umum, toilet rumah orang kampung, toilet rumah orang kota, toilet kantor, plaza, departemen keuangan, departemen agama, departemen perindustrian dan perdagangan, istana negara, orang terus memberikan kotoran.

Itulah yang kita berikan kepada tanah. Tapi apa yang tanah berikan kepada kita?

Air segar, sayuran dan buah-buahan. Bayam, seladah, kuncay, bawang merah, tomat, buah-buahan, mangga, semangka, melon, apel, lengkeng, jeruk, yang sangat nikmat dan bermanfaat.

Allah telah menciptakan betapa baiknya tanah kepada kita, padahal yang kita berikan hanya kotoran. Karena itu, sebuah tindakan mulia saat kita, sebagai manusia berusaha berterima kasih kepada tanah, misalnya dengan banyak menanam tumbuhan.

Seperti yang sudah dilakukan orang-orang yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan. Betapa baiknya mereka. Saat orang seluruh dunia menjeritkan pentingnya penyelamatan bumi dengan melakukan penghijauan, orang-orang baik hati ini malah sebaliknya, merusak tanah, yang akibatnya, bukan hanya tanah itu yang merana, melainkan juga banyak manusia dengan asap.

Kok mereka tega sekali ya?

Related Posts:

0 Response to "KOK MEREKA TEGA!"

Post a Comment