Kosongkan Diri Dari Tujuan Terlalu Banyak

Rasanya pening sekali, terlalu banyak urusan. Harus memikirkan ini, memikirkan itu. Akibatnya, seringkali, terjebak pada bengong, "Sekarang saya mau apa ya emh......aduh mau apa ya...apa lupa tadi"

Ya, saya sering seperti itu. Lupa dengan apa yang mau dilakukan. Akibatnya, waktu habis hanya buat bengong.

Terlalu banyak tujuan. Terlalu banyak urusan. Terlalu banyak keinginan.
Ini akan sangat mengacaukan kita.
Seperti komputer yang terlalu banyak program, segala program diinstalkan ke dalamnya. Segala data dimasukkan ke dalamnya. Ya hank.....macet! 

Supaya lebih ringan, saya harus mengosongkan diri.

Maka sekarang, mengosongkan diri adalah mengosongkan diri dari tujuan dan keinginan terlalu banyak. 
Sedikit saja.
Buat tujuan itu sedikit saja.
Biar kerja lebih terfokus.

Sekarang, tujuan saya adalah, menyusun buku MENGOSONGKAN DIRI

Maka tugas saya sekarang, harus fokus kepada itu dan, mengosongkan diri dari tujuan lain.

Maka, saya harus terus memikirkan tentang itu. Saya harus membaca buku yang mendukung tentang itu.

Dengan membaca, AL-QUR'AN dan TAFSIRNYA
Dengan membaca, SI CACING DAN KOTORAN KESAYANGANNYA
Dengan membaca, KITAB-KITAB TASHAWUF
Dengan membaca, REFERENSI dari INTERNET, baik berupa VIDEO maupun ARTIKEL yang menceritakan tentang zuhud dan kisah orang-orang shalih.

Itulah program yang saya haruskan kepada diri sendiri, mengingat sebelumnya, seringkali gagal, karena terlalu banyak tujuan, akibatnya tidak satu tujuan pun tercapai, karena waktu saya terbatas.

Mengosongkan diri dari tujuan tak penting, dan hanya menetapkan satu tujuan penting.

Para pendahulu kita tahu, akhir hidup mereka adalah mati. Maka mereka menetapkan tujuan buat dirinya sendiri mau mati dengan cara apa.

Meja kerja saya dipenuhi buku, dan semua itu bukan buku saya, tapi buku Pak Agung Pribadi, seorang sarjana sejarah yang menulis buku tentang sejarah dan banyak memotivasi dengan menggunakan fakta-fakta sejarah.

Related Posts:

0 Response to "Kosongkan Diri Dari Tujuan Terlalu Banyak"

Post a Comment