Dana Main Futsal

Seminggu sekali, perusahaan mengadakan futsal, olah raga buat karyawan.
Pak Titik-Titik, atasan saya yang menanggung biaya sewa lapang dan beli minuman.

"Dan, kamu mau ikut main Furtsal?" kata Pak Titik-Titik.
"Mau Pak"

Lalu membuntut.
Baju sih jersey, tapi celana trening panjang.
Percaya diri saja ikut.
Orang lain pakai sepatu, saya pakai sandal.
Supaya di sana, punya alasan menolak ikut main.
Malu, saya bodoh main bola
Namun tiba di tempat, ternyata sepatu ada.
Sepatu hijau,  saya pake, jari tengah kaki terlipat, kuku rasanya sakit.
Permainan dimulai, untung saya jadi cadangan
Jadi hanya mondar-mandiri di sisi lapang
Sampai juga waktunya masuk
Dan benar saja
Jadi bahan tertawaan orang
Hanya lari-lari saja tidak kebagian bola
Dan sekali kebagian bola, kekonyolan saya langsung tampak
Bola datang bukannya digiring tapi ditendang lagi
"Buset deh!" begitu kata Adam berkali-kali.
Dia ngoper ke saya, saya malah tendang lagi ke dia...
Kaku
Terdengar orang ngakak
Tersinggung
Padahal tidak tahu dia ngetawain apa


Belum sepuluh menit main sudah diminta berhenti
Duduk di sisi lapang

"Dana sekarang kamu masuk lagi ya!"
"Tidak Pak!"
"Harrrruuuuss!!!"
"Tidak Pak..Tidak, nanti saya jadi biang kerok."
"Ayo biar tim lawan lebih semangat buat ngalahin tim Lo"



Istirahat setengah main, saya tiduran
Berbaring di sisi lapang, di atas tumpukan bubuk karet
Tak terasa waktu berlalu, tiba saatnya masuk lagi
Entah siapa orang teriak membangunkan saya
Langsung bangun masuk lapang
Orang tertawa-tawa lagi
Saya tengok kanan kiri, kenapa mereka?
Ternyata saya gak berhak masuk,
Pemain sudah lengkap
Lima

Kembali mundur ke sisi, bersama malu
"Hahaha..lumayan nih ada Dana buat hiburan" kata Pak Titik-Titik,


Permainan berakhir, tim saya menang
Dapat uang
Alhamdulillah, buat jajan anak.
Ah klise, jujur saja buat jajan bapaknya!

Related Posts:

0 Response to "Dana Main Futsal"

Post a Comment