Andrea Hirata menjawab, "Kalau begitu, kamu harus bisa menyelesaikan tiga novel dalam seminggu."
Jawab Feris, "Jangankan tiga novel, enam novel saya sanggup selesaikan."
Banyak membaca, banyak membaca, banyak membaca, itu yang terpenting, dan hanya itu yang terpenting, jika ingin menghasilkan tulisan memikat berkualitas. Novel apa saja, buku apa saja, dengan banyak membaca, pikiran kita akan tercetak dengan penalaran cerita. Dengan banyak membaca, kita akan tahu cerita bagus itu seperti apa. Dengan banyak membaca, benak kita akan penuh dengan kosa-kata, yang karenanya, ketika ingin mengungkapkan sebuah cerita, maka takkan pernah kesulitan mencari kata-kata untuk mengungkapkannya.
Itu saja jawaban Andrea Hirata kepada "Mahar" yang kini sudah tiada. Simple, tapi sebenarnya, itulah kunci rahasianya. Andrea Hirata, kenapa tulisan-tulisannya begitu berkulitas, indah, dan kaya, karena dia banyak membaca. Banyak membaca banyak membaca, banyak membaca, banyak membaca, dan hanyalah banyak membaca.
Barusan saya ke toko buku, sedang ada obralan buku, Banyak novel murah, tapi berkualitas. Saya beli saja. Kalau tidak beli, suka menyesal. Sudah beberapa hari obralan ini di Gramedia, mula-mula saya menemukannya, saya pegang saja tidak saya beli, eh ternyata sebagian teman social media ada yang menanyakannya, dan ketika saya kembali ke sana, ternyata sudah tidak ada, sudah ada orang yang membelinya, menyesal, menyesal, menyesal, kenapa kemarin kemarin tidak langsung membelinya, kenapa dah ahahahahhahahhhhh aaahhhhhh,.....
Itulah sebabnya tadi, ada novel dan buku bagus, saya langsung mengambilnya.
Bagi Anda yang mau pesan, silakan....
0 Response to "Rahasia Lihai Menulis Andrea Hirata"
Post a Comment