Sekarang saya sedang suka dengan Sisilia. Bukan nama gadis, ini nama sebuah pulau, bagian dari Negara Italia, dan mulai terpikat dengannya saat menekuni serial film The Gogfather. Khas sekali, di tengah adegan berdesakannya gedung-gedung di New York Amerika Serikat, sangat menyejukkan sat fim memunculkan alam Sicilia.
Dalam film ini, Sisillia menjadi tempat Michael Corleone mengasingkan diri setelah membunuh Si Turki.
Dari gambar tampak daerahnya panas, dengan bukit dan gunung berbatu. Rumah-rumahnya seperti dibuat dari tanah, dan amatlah cantik pedesaannya terutama mulai melihatnya dari iringan kawanan domba, sejenak setelah Vito Corleone menerawang sedih mengingat nasib anak-anaknya.
Cara bicaranya yang khas, seperti dinyanyikan, naik turunnya, panjang pendeknya, seperti memakai tazwidz...
Kota-kota penting Sisilia yang banyak disebut dalam film adalah Palermo dan Corleone, nama belakang keluarga sang tokoh utama itu sendiri.
Sisilia merupakan pulau terbesar di laut tengah, daerah otonomi Italia, dan saya tidak mengerti daerah otonomi itu artinya apa.
Wikipedia menyebutkan, sepanjang dua ribu tahun belakangan, Sisilia terkenal sebagai penghasil biji-bijian, terutama zaitun dan anggur. Di sana Zaitun punya nama khusus, yaitu Olive. Kalau tak salah, Olive adalah pasangan Popay Si Pelaut.
Sedangkan tambang yang dihasilkannya adalah sulfur terbanyak dari daerah Caltanisseta. Lagiagi saya tidak tahu sulfur itu gunanya buat apa. Tahunya cuma sabun sulfur, buat mengobati gatal-gatal. Siapa tahu ini pun benar, bahan buat mengobati penyakit kulit.
Saya malas googling lagi mencari keterangan apa itu sulfur, apalagi bertanya sama teman kerja. Khawatir mengganggunya atau saya sendiri yang malah kehabisan waktu mendengarkan keterangan panjangnya.
Kembali ke Sisilia, ternyata sejarah menyebutkan, negeri ini pun melahirkan banyak seniman. Banyak penulis dan penyair lahir dari negeri ini. Antara lain, Luigi Pirandello, Giovani Verga, dan Ignazzio Buttitta.
Mau tahu siapa mereka masing-masingnya?
Cari saja sendiri.
Saya cape.
0 Response to "Sisilia"
Post a Comment