Sesedikit apapun ilmu yang kita punya, harus manfaat. Sebab, ilmu ini tidak kita dapatkan secara gratis. Mungkin uang tidak keluar, tapi jangan sepelekan waktu, pikiran, dan tenaga. Waktu, pikiran, dan tenaga itu modal dari Allah, karena jika kita menyia-nyiakannya, berarti kita menyia-nyiakan modal dari Allah. Ilmu yang ada pada kita juga titipan dari Allah, yang artinya jika kita menyia-nyiakannya, berarti kita menyia-nyiakan titipan dari Allah.
Apakah kita termasuk orang yang mengetahui keagungan Allah?
Apakah Anda termasuk orang yang menyaksikan keagungan Allah?
Apakah Anda termasuk orang yang takut kepada Allah?
Apakah Anda termasuk orang yang menghambakan diri kepada Allah?
Apakah Anda termasuk orang yang tunduk patuh kepada Allah?
Bukan buat Anda, tapi pertanyaan ini buat saya. Buat saya sendiri, dan ketika saya menanyakannya kepada diri sendiri, saya tidak sanggup membendung aliran air mata, teringat tingkat ketakutan saya kepada Allah masih sangat rendah, padahal Dia itu Maha Agung, dan setiap saat, memperhatikan gerak-gerik saya hingga ke bagian dalam batin saya. Sedang saya kepada-Nya, sungguh kadang sangat tidak hormat, tidak mengagungkan, seperti kepada pengetahuan yang Dia titipkan. Penghambaan saya kepada masih jauh jutaan tahun cahaya perbandingannya dari tingginya kasih sayang Dia kepada saya.
Malu rasanya saat mengingat ini, dan hati menjadi perih....perih teriris-iris rasa takut dan cemas dan penyesalan tiada tara akan waktu yang telah saya sia-siakan...
Ya, pengetahuan saya ini dari Allah. Biar sedikit, tapi dari Allah. Dan saya harus selalu mengingat ini, supaya berusaha keras menjadikan ilmu titipan Allah ini manfaat. Begitu pula saya ingin menyampaikan ini kepada Anda. Seperti ilmu menulis ini, mungkin sedikit, namun berusaha sekeras lahir batin supaya ilmu ini manfaat sangat penting buat kita. Bukankah alangkah bahagianya, seandainya setelah kematian kita nanti, kita punya pahala yang mengalir tiada hentinya, yaitu ilmu yang bermanfaat, dari tulisan kita yang dibaca orang dan memberi inspirasi kebaikan, dan membuat orang itu menjadi hamba Allah yang taat, yang taubat, yang bersujud, yang berdzikir, yang istighfar....bukankah alangkah bahagianya?
0 Response to "Sesedikit Apapun, Ilmu Kita Harus Manfaat"
Post a Comment